Kamis, 11 Mei 2017

MOVING! (last post)

Haloo!

Saya pindahan nih. Sedih juga ya ninggalin laman ini. Tapi gapapa, kenangan-kenangan disini disimpen rapih, mungkin suatu saat dibuka lagi kalau kangen tidak tertahankan. Terimakasih 19000 traffic yang sudah mengunjungi blog ini.

My new site -> https://ruangica.wixsite.com/ruangica

(tetep free site, huhu kapan yah beli domain sendiri. tapi ga prioritas penting sih wong nulisnya random)

Minggu, 23 April 2017

Merawat Muka #1

Pusing yah ternyata merawat kulit teh 😪.

Entah sejak kapan jadi jerawatan di pipi dan kambuhan banget. Kayaknya semenjak rajin nge-skin care malah jerawatan. Mulai serius pakai skin care karena muka kusam (dan punya duit). Muka cerahan, tapi lama-lama jerawatan, terus piye 😅.

Cari produk yang tepat, yang mahal juga belum tentu cocok. Even racikan dokter juga cocok-cocokan. Katanya sih..

Tapi sebenernya ini jerawatan antara ga cocok ataaau akunya yang ga konsisten pemakaiannya. Tiap hari sekarang pasti pake bedak twc kan tapi pulang kerja suka males bersih-bersih muka. Padahal sih kalau mau kulit bagus itu mesti rajin cenah *getok kepala.

Ah, semoga segera mendapat formulasi yang tepat 💪💪

Selasa, 18 April 2017

How to Motivate Ourself

Motivasi itu kayak iman. Grafiknya fluktuatif: naik turun. Untuk saat ini jujur aku sangat demotivasi sama mimpi-mimpi pribadi. Kayak kadang mikir jangan-jangan niatnya salah nih, cuma pengen pamer doang nantinya atau pengen dianggap keren doang. Hasilnya, sekarang tuh rasanya cuma pengen ngumpulin duit aja dulu yang banyak, ha ha ha. Padahal dengan ngumpulin duit yang banyak juga belum tentu memuaskan ambisi-ambisi pribadi.

So, what do you do to motivate yourself?

Sekarang-sekarang sih kalau aku lagi suka nonton vlog-vlog orang, baca blog-blog orang. Dari situ sering kerasa tuh kalau aku ketinggalan banget. Somehow dari situ termotivasi lagi meskipun kadang-kadang balik lagi sih.

Tapi meski sekarang lagi di situasi yang rendah, hold on, tetep semangat tahun ini masih panjang!

*random ga ada kerjaan di kantor

Iman sebelum Al-Quran

Entah sejak kapan istilah cocoklogi pada Al-Quran ada. Aku inget banget suatu hari aku share tentang peringatan jahatnya malam di Surat Al-Falaq, karena waktu itu di sekitar kampus lagi marak begal dan banyak mahasiswa ITB yang jadi korban. Teman aku ada yang komen, cocoklogi katanya. Aku jelaskan ya memang pasti cocok soalnya Al Quran kan memang dirancang demikian sejak sebelum kejadian, kita aja yang belum tahu/ga mau cari tahu. Somehow, tiba-tiba si temen aku ngejapri minta maaf, alhamdulillah semoga beneran paham.

Terus banyak juga orang yang mencocok-cocokan sains dengan Al-Quran, sekali lagi memang pasti cocok. Saat ini kebanyakan kita belajar sains dulu, baru ke Quran. Padahal kalau Al-Quran itu petunjuk, maka harusnya dari Quran dululah kita bisa mengungkap keajaiban semesta.

Minggu, 02 April 2017

Allah Lebih Tahu, Maha Tahu

Tergelitik dengan salah satu pertanyaan di sesi Q/A bersama Ustadz Zakir Naik. Disclaimer, aku cuma streaming pas jam 11.32 dan cuma 5 menitan setelah itu aku quit karena ilang sinyal.

Jadi, ada mas-mas yang nanya kira2 begini: kenapa Allah menciptakan kita? Apa Allah kesepian? Kenapa kita seperti kelinci percobaan yang ujungnya masuk surga atau neraka? Kenapa Allah cape2 menciptakan kita?

Yang aku tangkep dari mas ini sih seolah mas2 ini menganggap Tuhan itu arogan..

Somehow, jawaban Ustadz Zakir Naik kurang memuaskan masnya. Aku paham penjelasan Ustadz, but to be honest, aku juga kurang puas. Kayak semacam pertanyaan dan jawaban nyaris bersentuhan tapi ngga, jadi masih mengganjal. Aku ga sempat lihat conclusionnya sih tapi. Mudah2an akhirnya terpuaskan ya si mas tadi.

Terus jadi kepikiran..

Aku juga sering kepikiran, aku paham kehendak Allah menjadikan manusia khalifah di bumi, tapi kenapa ya Allah kepikiran menciptakan aku, seandainya Allah ga menciptakan aku, aku ada dimana sekarang? Terus jadi kontemplasi panjang.

Menurut aku sih kalau pertanyaannya demikian maka pendekatannya adalah dengan pemahaman sifat Allah. Ga bisalah kita menyamakan Allah dengan sifat manusia (re: kesepian, capek2). Ga bisa kita menyamakan sikap seperti ke manusia (menuduh salah, menilai sifat dengan ukuran benar salah manusia).

Kenapa Allah menciptakan kita dengan freedom to think, to choose, kenapa kita ga diciptakan jadi baik dan nurut aja sama Allah supaya nantinya kita masuk surga aja? Atau kenapa Allah harus menciptakan kita? Coba ga diciptakan kan ga akan ada kerusakan?

Pertanyaan kayak gitu pernah ditanyakan juga sama Malaikat di awal penciptaan manusia, terus Allah jawab bahwa Allah lebih tahu apa yang kita tidak tahu (cek surat Al-Baqarah ayat-ayat awal).

Allah Maha Segalanya, Maha Besar, dengan kuasa-Nya Allah bisa bikin mahluk paling kompleks bernama manusia yang bahkan ujung-ujungnya manusia bisa protes sendiri kenapa diciptakan. Semakin dalam dipikir, semakin ngehlah kalau kita ga punya daya upaya apapun, semakin ngeh kalau ada Dzat Yang Maha Segala-galanya yang ga mungkin kita protes/salah-salahin. Kasarnya, emang mau mengadukan Tuhan ke siapa lagi kalau Tuhanlah yang segala2nya? Suka-suka Allah aja kata Aa Gym mah.

Tapi, meskipun suka-suka Allah, ga berarti Allah arogan. Percayalah, Allah mencintai kita. Allah Maha Pengampun. Dengan segala godaan duniawi yang ada seizin Allah, ada pula banyak jalan bertaubat. Pilihan kamu yang mana?

Wallahualam

(eh, ini bukan mengoreksi jawaban Ustadz Zakir Naik ya, nambahin aja sesuai pemahaman aku terhadap pertanyaan masnya) (apalah aku cuma remeh2 pemikir yang dateng kajian pun ga sebulan sekali)

#lagiwaras #tumbenwaras #sungkemsamaustadz

Rabu, 29 Maret 2017

Lagi Bingung

Memastikan harta yang kita dapat adalah benar-benar halal memang jadi PR yang penting bagi para pencari rezeki. Apalagi jaman sekarang penuh fitnah dunia. Hmm.. Sekarang paham kenapa korupsi bisa marak karena godaannya memang supeeer ngeri. Bisa jadi karena emang berniat atau bisa jadi karena terlalu polos ga mengkonfirmasi dengan jelas sumber dana yang dikasihkan kepada kita. Hhhh berat.

Maka dari itu sebaiknya kita setiap hari berdoa agar diberikan rezeki yang halal dan berkah, serta dijauhkan dari rezeki yang haram, yang abu-abu, naudzubillah.

Aslinya dua hari ini kepikiran sesuatu. Kepikiran semikir2nya sampai tadi ga sadar nuang s*nlight ke cucian baju 😅.

Jadi kemarin ada belanja kantor untuk kebutuhan rumah contoh. Selesai belanja ada cashback dari tokonya. Aku pikir harusnya ya dibelanjain untuk kantor aja. Tapi senior aku bilang boleh dipake buat pribadi. Akhirnya dibelanjakanlah si cb tadi untuk keperluan berdua. Bahkan sempat aku iklanin juga di FJB untuk dijual lagi.

Aku pikir memang kebijakan perusahaan membolehkan. Tapi kok pas konfirmasi lagi ke senior aku, jawaban beliau meragukan. Lalu nanya ibuk mesti gimana, ternyata sepemikiran kalau itu abu-abu banget, dan langsung hapus iklan, ya Allah maafkan kepolosan icha. Terus sampai sekarang jadi bingung mesti diapain ya barangnya 😢. Kalau akad dari kantornya jelas misal membolehkan ambil hadiah/bonus dari belanjaan sih ya ga masalah. Tapi ini kayaknya meragukan.

Enaknya sih ngomong ke senior aku buat nanya sama-sama ke pak bos harusnya gimana kalau kasusnya dapet cashback gitu. Biar enak dan jelas. Tapi ya PR buat ngomong ke seniornya itu ya, kutakut dikira "sok". Ya Allah beranikanlah 😢😢.

Welcome to un-ideal world! PRAY FOR ME!!

...

Ditulis setelah pos ini: Akhirnya case ini dibicarakan bareng dengan manager divisi aku. But somehow jawabannya ga memuaskan. Jadi aku tetap akan balikin uangnya gimana pun caranya (dibalikin langsung ditolak mulu soalnya). Doain yaa doaiin..

Senin, 13 Maret 2017

Knowing Yourself

No, ini bukan postingan tentang kepribadian diri atau sebagainya, tapi ini tentang makeup! 🎉

LoL

Entah sejak kapan sih mulai tertarik sama dunia makeup, biasanya mah ya cuek-cuek aja muka kusam berminyak sayu dsb. Aku baru merasakan keseruan ngegambarin muka sendiri akhir-akhir ini, meski ga pernah dipake keluar rumah sih haha. Ke undangan pun kalau lagi rajin ya minta foundation ke nenek, kalau ngga pake bedak twc juga udah cukup.

Dari kemarin itu penasaran sama cara pake eyeliner, karena dari dulu paling males dipakein eyeliner karena menyebabkan mata terlihat antagonis. Tapi kok ya kalau liat orang-orang bagus-bagus aja, antara aku yang ga pede atau selama ini pake/dipakein dengan cara yang salah.

Sekarang ngerti kenapa beberapa beauty vlogger bilang kalau make up itu sesungguhnya dimulai dari knowing yourself, knowing your own shape. Jadi eyelids aku bisa dibilang tebel, setiap pake eyeliner selalu keliatan ngegantung gitu, karena aku pake dari garis bulu mata ke atas, sedangkan dibawah garis bulu matanya aku ga ngerti pakenya. Kemarin berapa kali "latihan" nge-eyeliner malah bete sendiri.

Tadi aku iseng lagi mainin eyeliner, kali ini aku cobain pake mulai dari bawah. Caranya, si kelopak matanya ditarik keatas (keatas, bukan ke samping) jadi keliatan batas jaringan dalam kelopak. Nah mulai ngegaris pelan-pelan, dilanjutkan ke bagian atasnya, dan ternyata berhasil!! Ga keliatan gantung! Bangga cenah. Tapi ya lamanya minta ampun ngeeyeliner doang teh ya.. Haha gapapalah buat kepuasan tersendiri mah, kalau buat pergi2an ya mesti latian kecepatan lagi kali ya 😝

Sekian, semoga yang punya fixture kelopak mata mirip aku bisa coba tips ini haha. (Atau sebenernya memang harusnya begitu caranya cuma). Maafkan kerandoman tulisan ini. Bye.

Ps: no pics 😛

Jumat, 10 Februari 2017

Kekal

Minggu kemarin baru saja selesai nonton drama korea tentang Goblin yang hidup "kekal". Subuh tadi tiba-tiba kepikiran gimana ya rasanya hidup kekal. Like, passing around time where peoples get olds, die, but you.

Tapi ingatkah kita, pada akhirnya kita juga bakal hidup kekal. Ga sekarang, tapi nanti di akhirat. Entah itu di surga, atau di neraka. Kalau di surga pastinya no problem, kalau di neraka? Kekal loh, kekal itu selamanya, selamanya.

Kadang sedih gitu kalau ada yang dengan santainya bilang, "solat gue masih bolong-bolong, tapi biar Allah yang menilai bla-bla-bla..". Like, gilak, pede bange.. No.. Berani banget! 👏 Para sahabat nabi aja yang dijamin surga, ga sepede itu 😭

Well, kita gatau sih kapan hidayah datang, bisa jadi di masa depan dia lebih baik. Memang sih harus husnudzon sama ampunan Allah, tapi mau kapan minta ampunnya?

Apalagi sekarang-sekarang gitu, sedih liat ulama difitnah, dihack, diketawain. At least ya, kalau kalian mendukung yang salah satu itu, ga usah ditambah dengan menghina ulama. Apa mereka mengira mereka orang-orang yang selamat? 😢

#notetomyself
#ntms
#muslimvotemuslim
#please
#saveulama

Jumat, 27 Januari 2017

Impulsive Me

Jadi ceritanya ini udah ga ada kerjaan di kantor dan bingung mau ngapain, mari nulis.

Kemarin itu sempat kepikiran mau hijrah blog ke wordpress. Why? Karena kalau di wordpress katanya sih akan lebih mudah kalau mau pindahan pake domain sendiri. Alasan lain, pengen nulis yang lebih serius, karena merasa blog ini isinya banyak ga penting. Gaya kan.

Tadi banget baru aja bikin wordpress, tapi lalu 10 menit kemudian didelete lagi akunnya hahahaha. Entah kenapa setelah dipikir-pikir, gue ngapain? Nulis aja sekali-kali doang dan mostly isinya diary hahaha. Yaudah ditunda dulu deh hijrahnya.

Fin.

Senin, 09 Januari 2017

BIG Family

Seminggu "sendirian" di Jakarta, yang terasa paling beda adalah sepi 😅. Terus entah kenapa jadi sadar sendiri kalau saya tuh lumayan manja dan cengeng, pantaslah saya ga lolos seleksi IM waktu itu ya :'). Sehingga rasa-rasanya keputusan merantau adalah pilihan tepat untuk mengasah kemandirian lebih tajam. Walaupun most of time saya suka sepi, tapi tetep aja baper pas dikirimin foto lagi pada nyeblak bareng, pengen seblaaak.

Sejak SMP saya tinggal bersama keluarga yang besar. Literally besar karena tiap harinya di rumah ada sekitar 13 orang yang hidup seatap. Rumah di pharmindo itu rumah aki, keluarga saya menumpang disana sejak saya SMP karena orangtua saya belum punya rumah sendiri, ataupun ngontrak sendiri. Jadi di rumah itu ada aki dan nenek. Keluarga saya 6 orang, ayah, ibu, saya dan 3 adik. Selain keluarga saya, ada juga keluarga tante yang karena rumahnya lumayan jauh dari keramaian plus suaminya sering dines jauh, jadinya lebih sering tinggal di rumah aki. Tante saya anaknya 4 orang. Ada lagi 1 sepupu dari Cianjur yang sekolah di Bandung sekarang. Kalau siang hari ada satu lagi tante (2) yang baru buka butik di bekas garasi aki. Kadang-kadang, ada juga tante (3) sama anak-anaknya suka numpang mandi kalau lagi susah air. Jadi kalau lagi ramai ada 17 oranglah serumah, Super BIG yes?

Setiap hari nenek pasti masak besar. Cucian piring setiap hari seperti habis pesta besar. Cucian baju juga sama haha. Waktunya tidur mah ngelapak dimana aja yang kosong, kadang di ruang tamu, kadang di ruang jahit. Kalau di depan tv jarang sih soalnya itu lapak tahajudnya nenek :D.

Tumpukan sendal di depan rumah jangan ditanya. Ini bisa jadi indikator saya untuk membedakan mana teman baru mana teman lama. Atau mana teman yang cukup pengertian mana yang ngga.

Teman baru:
"Cha, lagi ada acara ya di rumah? Banyak orang."

Teman lama:
"Ah, dari dulu juga rumah icha mah rame wae."

Kadang pusing juga kalau lagi mencoba sesuatu yang baru, misal masak, yang komentar banyaaak pisan. Atau kalau mau pergi kondangan, yang komentarin penampilan banyaaak pisan.

Kalau inget kuliah arsitektur nusantara, rumah saya mirip rumah panjang, satu rumah banyak keluarga. Aki kepala sukunya 😅

Mudah-mudahan saya dilancarkan rejekinya supaya bisa ngasih lebih untuk rumah aki dan penghuni-penghuninya. Mudah-mudahan bisa balas budi untuk semuanya. Aamiin.

Minggu, 08 Januari 2017

Health and Beauty 2017 ✊

Di tahun 2017 ini saya punya banyak cita-cita dalam hal health and beauty. Semenjak gabung sama teteh-teteh ITBMH jadi ngeuh, saya teh cuek banget ya sama hal ginian? Sadar diri sekarang sudah cukup berumur, sudah waktunya bener-bener rewel sama kecantikan, kesehatan, dan kebugaran tubuh. Kecantikan disini mudah-mudahan bukan bermaksud untuk show off ke orang lain sih, lebih ke kebersihan supaya lebih nyaman kalau ketemu orang-orang atau bahkan calon suami nanti #eh.

1. Perawatan kecantikan

Udah darisananya kulit saya warnanya gelap, tapi masalah saya dari dulu adalah kulit muka saya tuh kusam pisan dan warnanya belang :'). Suka frustasi karena udah coba pake beberapa produk, awalnya oke tapi lama-lama selalu balik lagi ke awal. Tahun kemarin sempat rajin pake skin care lengkap dari mulai milk cleanser sampai krim malam, dan kata beberapa orang sih lumayan bersihan. Tapi 4 bulan ke belakang mulai males jadi muka kembali ga jelas bentuknya he 😬. Pengen cobain pake bio oil yang katanya oke banget buat meratakan warna kulit yang belang.

Kedua, pingin menghilangkan pimples (bruntusan) di jidat dan menghilangkan jerawat yang muncul di pipi yang semenjak TA kambuhan melulu. Pengen nyoba maskeran pake pure aloe vera gel yang katanya ampuh banget ngilangin pimples kalau dipake tiap malam. Cuman belum nemu aja produknya. Kalau di rumah bisa petik dari pohonnya, cuman baunya itu sih yang ga tahan 😅

Ketiga kebersihan area V. Mungkin gara-gara suka stres juga, jadinya sering keputihan. Tapi sekarang mulai diobati pake pembalut herbal. Agak mahal dikit sih tapi gapapa buat investasi kesehatan ✊✊

2. Kesehatan dan kebugaran

TB/BB saya 157/51, skala BMI 20.69 yang artinya masih normal. Tapi pengen balik lagi ke BB 48 karena rasanya lebih enak aja dan biar pipi ga terlalu ngembang :'D. Mau diet carbo sama gula dan ngurangin goreng2an. Mau diet kopi sachet dan banyakin air putih. Mau nyari kosan yang bisa masak biar bisa atur sendiri pola makan.

Rajin 7 minutes workout minimal 3x seminggu. Lari sesungguhnya olahraga yang paling ga disukai, tapi bakal ngusahain minimal 1 x sebulan ada agenda lari 7 keliling (cupu banget ya? Ya nanti diusahain frekuensinya bertambah 😅).

Hmm.. Apalagi ya? Yang paling penting sih sesungguhnya dilakukan dengan rutin dan disiplin karena ga ada hasil yang instan. Mudah-mudahan saya istiqomah ya! 

Sabtu, 07 Januari 2017

Review 7 Juni

Akhirnya merasakan weekend kembali :')

Me-review pekerjaan seminggu ke belakang, I am really excited with my job right now! Saat ini saya bekerja di sebuah pengembang yang sedang mengembangkan perumahan cluster BTN di daerah Bekasi dan juga semi townhouse di daerah Pondok Cabe. Sebenarnya seminggu ini baru dikasih job ngedraft DED salah satu rumah cluster sih, but I am enjoying working with lintas disiplin.

So far aku merasa bos saya baik, siang tadi bapaknya tiba-tiba manggil ke kantor terus ditanyain gimana perasaannya seminggu kerja disini. Kedua, teman kantornya juga baik-baik, suasana kerjanya enak, santai tapi lumayan disiplin, waktu makan ya makan, waktu kerja ya kerja, datang-pulang tepat waktu.

Ketiga, ga ada yang merokok di dalam kantor. Well, it sounds ridiculus, tapi emang ga enak kalau di dalam kantor ber-AC, ada yang merokok, sehat? *pengalaman soalnya :p*

Yang paling beda kalau kerja di pengembang, arsiteknya cuma satu, yang mana soon to be replaced by me. Job arsiteknya memang ga banyak, seputar relayout denah sesuai permintaan customer, ketemu klien, PO barang-barang khusus arsitektural, pengawasan di lapangan, desain-desain minor, dsb. Deg-degan juga bentar lagi ditinggal mba ratih 😱.

Sisanya disini, banyak bicara soal seputar bisnis dan uang, which I interested into nowaday. Yap, kemarin-kemarin tiba-tiba saya membulatkan tekad pingin belajar bisnis lebih dalam. Tiba-tiba mimpi pengen punya perumahan murah macam Elang Gumilang dibangunkan lagi. 5 tahun lagi jadi pebisnis properti syariah, aamiin, InsyaAllah ya!

Yang jelas, bertekad mengambil ilmu sebanyak-banyaknya setahun ini. Yang berguna disyukuri, yang jelek-jeleknya diikhlaskan.

Allahumma aamiin

#2017ikhlas

Review 6 Juni

Akhirnya merasakan weekend kembali :')

Me-review pekerjaan seminggu ke belakang, I am really excited with my job right now! Saat ini saya bekerja di sebuah pengembang yang sedang mengembangkan perumahan cluster BTN di daerah Bekasi dan juga semi townhouse di daerah Pondok Cabe. Sebenarnya seminggu ini baru dikasih job ngedraft DED salah satu rumah cluster sih, but I am enjoying working with lintas disiplin.

So far aku merasa bos saya baik, siang tadi bapaknya tiba-tiba manggil ke kantor terus ditanyain gimana perasaannya seminggu kerja disini. Kedua, teman kantornya juga baik-baik, suasana kerjanya enak, santai tapi lumayan disiplin, waktu makan ya makan, waktu kerja ya kerja, datang-pulang tepat waktu.

Ketiga, ga ada yang merokok di dalam kantor. Well, it sounds ridiculus, tapi emang ga enak kalau di dalam kantor ber-AC, ada yang merokok, sehat? *pengalaman soalnya :p*

Yang paling beda kalau kerja di pengembang, arsiteknya cuma satu, yang mana soon to be replaced by me. Job arsiteknya memang ga banyak, seputar relayout denah sesuai permintaan customer, ketemu klien, PO barang-barang khusus arsitektural, pengawasan di lapangan, desain-desain minor, dsb. Deg-degan juga bentar lagi ditinggal mba ratih 😱.

Sisanya disini, banyak bicara soal seputar bisnis dan uang, which I interested into nowaday. Yap, kemarin-kemarin tiba-tiba saya membulatkan tekad pingin belajar bisnis lebih dalam. Tiba-tiba mimpi pengen punya perumahan murah macam Elang Gumilang dibangunkan lagi. 5 tahun lagi jadi pebisnis properti syariah, aamiin, InsyaAllah ya!

Yang jelas, bertekad mengambil ilmu sebanyak-banyaknya setahun ini. Yang berguna disyukuri, yang jelek-jeleknya diikhlaskan.

Allahumma aamiin

#2017ikhlas
Akhirnya merasakan weekend kembali :')

Me-review pekerjaan seminggu ke belakang, I am really excited with my job right now! Saat ini saya bekerja di sebuah pengembang yang sedang mengembangkan perumahan cluster BTN di daerah Bekasi dan juga semi townhouse di daerah Pondok Cabe. Sebenarnya seminggu ini baru dikasih job ngedraft DED salah satu rumah cluster sih, but I am enjoying working with lintas disiplin.

So far aku merasa bos saya baik, siang tadi bapaknya tiba-tiba manggil ke kantor terus ditanyain gimana perasaannya seminggu kerja disini. Kedua, teman kantornya juga baik-baik, suasana kerjanya enak, santai tapi lumayan disiplin, waktu makan ya makan, waktu kerja ya kerja, datang-pulang tepat waktu.

Ketiga, ga ada yang merokok di dalam kantor. Well, it sounds ridiculus, tapi emang ga enak kalau di dalam kantor ber-AC, ada yang merokok, sehat? *pengalaman soalnya :p*

Yang paling beda kalau kerja di pengembang, arsiteknya cuma satu, yang mana soon to be replaced by me. Job arsiteknya memang ga banyak, seputar relayout denah sesuai permintaan customer, ketemu klien, PO barang-barang khusus arsitektural, pengawasan di lapangan, desain-desain minor, dsb. Deg-degan juga bentar lagi ditinggal mba ratih 😱.

Sisanya disini, banyak bicara soal seputar bisnis dan uang, which I interested into nowaday. Yap, kemarin-kemarin tiba-tiba saya membulatkan tekad pingin belajar bisnis lebih dalam. Tiba-tiba mimpi pengen punya perumahan murah macam Elang Gumilang dibangunkan lagi. 5 tahun lagi jadi pebisnis properti syariah, aamiin, InsyaAllah ya!

Yang jelas, bertekad mengambil ilmu sebanyak-banyaknya setahun ini. Yang berguna disyukuri, yang jelek-jeleknya diikhlaskan.

Allahumma aamiin

#2017ikhlas

Kamis, 05 Januari 2017

2017, First Post

Halo, bagaimana awal tahun kalian?

Sebetulnya sudah lama ingin menulis, tapi sinyal internet di kosan miris sekali, mungkin saya disuruh banyak-banyak berkegiatan lain yang bermanfaat dibanding buka handphone melulu (?). Jadilah saya nulis di notes untuk nanti diupload kalau sudah dapat wifi kantor hehehe.

Apa resolusi 2017-mu? Hehe, pertanyaan ini pasti memuakkan bagi tukang nyinyir di seberang sana. I know what you feel, I used to. Saya pernah berhenti menuliskan mimpi-mimpi/resolusi karena takut kecewa di akhir perjalanan dengan kenyataan bahwa saya tidak mampu mewujudkannya. Di saat yang sama saya malah jadi kehilangan arah :(. Akhirnya saya memutuskan untuk memulai kembali menuliskan mimpi-mimpi, setidaknya di common place tersendiri :)

Di 2017 ini sebenarnya ada 2 target yang seharusnya saya kejar: pergi ke Jerman dan juga menikah. Namun, melihat progres diri sendiri, sepertinya terlalu muluk-muluk untuk bisa mencapainya hingga penghujung tahun 2017 ini. Saya merasa perlu re-start lagi untuk mengejar 2 target tersebut.

Saya mengawali awal tahun ini dengan hijrah ke ibukota. Sempat ragu-ragu sih pindah lagi kesini mengingat 4 bulan lalu mendapat pengalaman kurang menyenangkan disini yang actually traumatis untuk kerja di ibukota. Takut inilah, takut itulah, takut tempat kerjanya ga enak, orang-orangnya kurang menyenangkan, takut ga betah di tempat gerah, dsb. Tapi ternyata setelah 4 hari disini, cukup menyenangkan dan banyak pelajaran baru, teman-teman kerja juga sangat ramah dan menyenangkan. Dan satu lagi yang menyenangkan: Jakarta sedang tidak panas, yay. Meski ga pake pendingin udara, cuma pake kipas kecil di kosan, tetap seadem rumah di Bandung, Alhamdulillah..

Rencana saya hingga akhir tahun ini banyak sekali berkumpul di kepala tapi saya memutuskan tidak membagikannya disini sih. Saya minta doa saja, semoga saya ikhlas menjalani hidup setahun ke depan,  dan seterusnya of course.

Apapun resolusi kalian tahun ini, ayo kita berusaha menjadi lebih baik lagi di tahun ini dan tahun-tahun berikutnya. Semangat ya, kamu :)